Novia Virgo Girl

Jadilah Pemuda yang Berkreasiii

sayang untuk seorang SAHABAT April 26, 2011

Filed under: bestfriend — Novia Khairun Nisa @ 3:02 pm

Panas terik matahari membuat aku tak sanggup untuk keluar rumah. Akupun memutuskan untuk berdiam diri di rumah. Sambil mendengarkan lagu-lagu dari artis idolaku Gita Gutawa. Alunan suara merdunya membuatku tertidur….

Setelah aku tertidur pulas, tiba tiba ada SMS dari sesorang yang mengatakan bahwa sahabatku Tania sedang jatuh sakit. Aku pun langsung terbangun dari tidurku. Aku langsung bertanya kepada Tania,

tan, kamu knp? Skt ya?”

Tania tidak membalas SMS dariku. Aku pun bergegas untuk mencuci muka dang anti pakaian. Setelah selesai, aku langsung mencari kunci motorku.  Baju sudah, kunci motor juga sudah. Oh iya, aku lupa minta ijin sama Ayah dan Ibu. Akupun langsung meminta ijin kepada mereka …

                “ayah ibu, novi mau ke rumah Tania dulu ya. Dia sedang sakit. Novi mau jenguk dia dulu “

Mereka pun mengijinkan saya untuk menjenguk Tania.

Dengan perasaan khawatir, aku mengendarai motor. Khawatir itu aku coba hilangkan sejenak, tapi ternyata ga bisa..

Setelah aku nyampe di rumah  Tania, aku langsung bertanya kepada orang tua nya Tania.

                “oom, tante, Tania apa kabar ?”  tanya ku dengan raut muka yang cemas.

                “ iya novi. Tania sedang sakit. Dia dikamar tuh. Seharian ga mau makan. Kalau bisa, kamu bujuk dia ya supaya dia mau makan. “ jawab Ibunya Tania

Ibunya Tania mengantarku ke kamar Tania. Tania terlihat pucat.

Aku pun mencoba ngobrol dengan Tania.

                “Tan, kamu kenapa?  Katanya kamu sakit ya?”

 

                “iya, aku sakit nov.. Aku lemah banget.” Jawabnya

 

                “Ya udah, kamu makan gih, kasian mama dan papa kamu. Mereka khawatir  tuh”  Aku mencoba membujuk Tania untuk makan.

Tania masih saja mengelak untuk makan. Dia selalu mencari alasan untuk tetap tidak makan. Yang nasinya habis lah. Ga ada yang mau ngambilin lah. Dan bla bla bla….

Akupun mencoba mencari solusi supaya Tania tetap mau makan. Akupun memutuskan untuk keluar dari kamar Tania.

                “Tan, aku keluar bentar, ya.”

 

                “mau kemana?” Tanya Tania

 

                “Mau ke toko bubur dulu. Mau beli bubur buat kamu. Kan, bubur dirumah kamu habis” sambil ngelirik Tania….

                “Iya iya aku makan. Kamu ga osah keluar. Bubur nya masih kok di dapur.” Jawab Tania sambil mau berdiri dari tempat tidur.

Aku langsung menyuruh Tania tiduran lagi. Dia masih sakit dan ga mungkin buat berdiri.

                “Sini aku aja yang ambil. Kamu tiduran aja di sini. Hhhmm katanya bubur nya abisss” sambil colek colek Tania

Akupun bergegas ke dapur untuk mengambil semangkuk bubur dan segelas teh hangat untuk Tania.  Aku ingat banget tuh, Tania ga suka sama the yang terlalu manis. Aku mengurangi takaran gula di minuman tehnya. Ok. Segelas teh hangat dan semangkuk bubur siap untuk disajikan. Aku langsung membawa itu ke kamarnya Tania. Aku mnegetuk pintu kamar Tania sambil ngomong

                “Helloww.. makanan udah siap nih. Yuummyyyy ”

 

Aku suapin Tania sedikit demi sedikit… Dia bilang dia sudah merasa kenyang, padahal waktu itu baru beberapa suapan. Aku terus aja memaksa dia untuk makan lagi. Tapi aku ingat, dia kan lagi sakit, jadi ga mungkin makan terlalu banyak. Bisa-bisa dia nanti jadi muntah lagi.

                “ya udah Tan, segini aja cukup kok. Kayaknya kamu juga udah kenyang. Nanti kalo dipaksa kamu nya malah muntah lagi..”

 

Sambil membereskan mangkok dan gelas bekas makanan tadi, Tania ngomong ke aku

                 Thanks ya udah mau jadi sahabat aku. Aku seneng banget punya sahabat kayak kamu,Nov.

 

 “Iya, aku juga seneng punya sahabat kayak kamu. Makanya kamu jaga kesehatan kamu baik-baik. Jangan telat makan. Tidur jangan malam malam. Abis pulang sekolah jangan keluyuran ga jelas gitu. Aku ga mau kamu kenapa napa. Ok ok “  banyak ngasih nasehat ke Tania J

                “iya, aku janji deh ga nakal lagi. Bakal makan teratur. Ga tidur malem malem. Abis sekolah langsung pulang ke rumah. Janji deh. Aku ga bakal buat orang orang yang aku sayang khawatir kayak gini lagi. Maafin aku ya Nov “

 

                “ok ok. Aku pulang dulu ya. Kamu cepet sembuh. Ingat janji kamu ! “

 

Setelah selesai aku langsung minta ijin ke Tania dan orang tuanya untuk pamitan pulang karena hari juga udah sore. Tania berjanji dia akan memenuhi janjinya. Mudahan aja gitu….

–thanks for reading this posting–

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s